Wajib Diketahui! Inilah 4 Mitos Melahirkan secara Caesar

mitos melahirkan secara caesar

Masirawan.com - Dikalangan masyarakat muncul pembicaraan bahwa seorang perempuan yang melahirkan secara sesar bukan ibu yang sempurna. Hal tersebut memuat calon ibu menjadi ragu dengan operasi caesar. Anggapan tersebut bisa dikatakan mitos.

Tak sedikit posisi bayi yang letaknya sungsang, kembar ataupun bayinya terlalu besar, untuk melahirkan dengan operasi caesar merupakan jalan terbaik untuk anak dan ibunya. Terdapat mitos yang tersebar dikalangan masyarakat seperti yang dijelaskan oleh dr Merry Dame Cristy Pane pada hari jumat lalu.

4 Mitos Melahirkan secara Caesar (Sesar)


1. Gagal menjadi ibu sempurna karena tidak merasakan sakit

Mitos ini tidak benar adanya, karena melahirkan secara normal ataupun sesar sama-sama merasakan yang namanya sakit. Bedanya, sakit melahirkan sesar dirasakan sesudah proses persalinan atau efek bius hilang, sedangkan sakit melahirkan secara normal sakitnya saat proses persalinan.

2. Bayi yang terlahir secara caesar mudah sakit

Hal ini tidak sepenuhnya salah, Memang bayi yang terlahir secara sesar beresiko mengalami gangguan pada pernapasan. Apalagi proses persalinannya sebelum usia kehamilan sebelum 39 minggu.

Proses persalinan normal dapat membantu bayi untuk mengeluarkan cairan di paru-parunya. Akan tetapi, kesehatan bayi tidak bergantung pada proses persalinan, karena ada faktor lain yang dapat mempengaruhinya juga seperti gaya hidup, imunisasi dan menyusui.

3. Sekali operasi caesar, selamanya caesar

Anggapan tersebut tidak benar, apabila dirasa tidak ada masalah kesehatan baik janin ataupun ibu, Anda bisa melahirkan secara normal sesudah melahirkan anak sebelumnya lewat operasi caesar.

Namun, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal seperti alasan dilakukan operasi caesar, jarak kehamilan, kondisi ibu dan janin serta riwayat kesehatan sang ibu.

4. Dengan Operasi caesar dapat menunda proses menyusui

Anggapan ini mitos, karena ketika melahirkan secara caesar, ada beberapa pilihan metode pembiusan yang dilakukan. Jika dibius secara total, kemungkinan ibu tidak bisa memberi asi sampai sadar sepenuhnya.

Bius pada operasi caesar hanya pada area pinggang sampai ke bawah. Melalui bius epidural bayi yang setelah dilahirkan boleh langsung ditaruh pada dada ibunya untuk melakukan IMD (inisiasi menyusui dini).

Tidak ada komentar untuk "Wajib Diketahui! Inilah 4 Mitos Melahirkan secara Caesar"

Berlangganan via Email