Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Sampai Panen Untuk Pemula

Daftar Isi [Tampilkan]
Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Sampai Panen Untuk Pemula Paling Mudah - Ikan lele merupakan salah satu ikan yang selalu anda jumpai ketika di pasar, tidak hanya mudah untuk di dapat, lele juga merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki harga murah dibandingkan jenis ikan yang lainnya.

Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Sampai Panen Untuk Pemula


Pastinya menjadikan semua orang ingin budidaya ikan lele dengan cara yang mudah, saya pun ingin membudidaya ikan lele di kolam terpal murah. Harga yang murah dan rasa yang enak membuat ikan lele menjadi kesukaan semua orang dan perlu anda tahu juga bahwa saat ini jumlah pembeli dari ikan lele di pasar terus meningkat. Dan perlu anda ketahui bahwa lele merupakan hewan yang tangguh pada habitatnya, ikan jenis ini bisa hidup di lumpur, rawa, bahkan air yang tercemar. Dan untuk beberapa jenis ikan lele bisa tumbuh dengan panjang 1 sampai 2 m dan berat sampai 2 kg.

Ikan lele memiliki banyak kandungan gizi yang bisa bermanfaat untuk tubuh/ kesehatan anda. Kandungan gizi ikan lele seperti dibawah ini:

  • Lemak
  • Proten
  • Kalori
  • Mineral
  • Fosfor
  • Natrium
  • Zat besi
  • Vitamin B1, B2
  • Niacin
Banyak sekali kandungan gizi pada ikan lele diatas, membuat ikan lele sangat banyak dikonsumsi oleh orang. Namun dengan fakta bahwa ikan lele bisa hidup di tempat limbah, ada baiknya jika anda cermat dalam memilih ikan lele, karena tidak semua ikan lele yang dijual di pasar merupakan hasil budidaya yang secara benar.

Bisa jadi ikan lele yang ada di pasar merupakan hasil tangkap dari saluran irigasi dan tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu akan lebih baik jika anda bisa membudidayajan ikan lele sendiri akan lebih terjamin kebersihannya dan anda bisa menjual ikan lele yang anda budidayakan tersebut.

Cara Budidaya Ikan Lele di Dalam Kolam Terpal


Dengan membudidayakan ikan lele di dalam terpal, media tersebut sangat mudah untuk dilakukan bagi pemula, serta cara budidaya ikan lele dengan terpal sangat mudah dan murah serta bisa menghemat energi anda.

1. Media Budidaya


Media untuk budidaya ikan lele yang dapat anda lakukan selain di kolam maupun tambak, media yang satu ini sangat praktis sekali dan anda harus menyiapkan medianya dan ikuti langkah dibawah ini:
  • Pastikan bahwa kolam terpal yang anda buat sudah di bersihkan menggunakan sabun agar bau serta zat kimia hilang.
  • Setelah kering, didiamkan selama seharian penuh tanpa air, dan pada hari berikutnya anda bisa mengisi air sampai setinggi 20 hingga 30 cm.
  • Diamkan air selama 7 sampai 10 hari untuk pembentukkan fitoplankton dan lumut. Setelah itu, anda bisa menambahkan air dengan ketinggian 80 sampai 90 cm.
  • Setelah airnya sudah siap, anda harus menambahkan beberapa irisan daun pepeaya atau daun singkong. Hal ini bertujuan untuk mengurangi bau air kolam ketika terjadinya penguapan dan setelah itu anda bisa menambahkan air di kolam setinggi 5cm.

2. Bibit Ikan Lele


Untuk bibitnya, ada 2 cara dalam mendapatkan bibit, cara pertama sangat mudah dan praktis dari pada cara ke dua. Cara pertama, anda bisa mendapatkan bibit dengan membelinya, maka anda ganya menebar di kolam terpalnya saja.

Cara ke 2, terbilang sedikit susah karena anda mendapatkan bibit ikan lele harus secara langsung dari induknya dan memakan waktu yang cukup lama dengan proses yang sulit. Untuk itu lebih baiknya anda memilih cara pertama saja dengan membeli langsung bibit ikan lele.

Ada hal yang wajib anda perhatikan ketika memilih bibit ikan lele :
  • Jika anda membeli bibit ikan lele, pastikan anda membeli di toko bibit ikan yang sangat berkualitas.
  • Ada ciri dari bibit ikan lele yang sangat berkualitas seperti bibit ikan lele memiliki warna yang cerah. Hal tersebut menandakan bahwa ikan lele hidup di air dan lingkungan yang sangat baik.
  • Pastikan bahwa ikan tersebut aktif dalam melakukan oksigenasi, lincah dan agresif. Dimana saat di dalam air bibit lele selalu menuju permukaan air untuk mengambil nafas. Ini menandakan bahwa ikan lele sehat dan tidak terjangkit penyakit.

3. Tebar Ikan Lele


Setelah anda melakukan pemilihan terhadap bibit ikan lele yang akan dibudidayakan, langkah selanjutnya dalam budidaya ikan lele dalam terpalh sudah bisa anda mulai dengan menebarkan bibit ikan lele. Ada hal yang harrus anda perhatikan mulai dari jumlah bibitnya yang akan anda tebar.

Untuk lebih rinci berikut penjelasan secara singkatnya:
  • Hal pertama pastikan bibit ikan lele telah berukuran 1 sampai 2 inci dengan jenis lele yang sama dan perlu anda ketahui juga untuk memperhatikan kapasitas bibit lele yang dapat anda tebar di kolam terpal.
  • Siapkan ember berisi air bersih dan masukkan bibit lele yang akan di tebar ke dalam ember selama 30 sampai 50 menit. Hal ini bertujuan agar bibit lele bersih dan tidak membawa zat berbahaya di dalam tubuh serta bisa beradaptasi dengan air di kolam terpal.
  • Tebarkan bibit lele ke dalam kolam secara perlahan agar bibit lele tidak stres. Perhatikan kondisi bibit lele sampai usia 20 hari, sortir sebagian lele yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil dari pada yang lain dan pindahkan ke kolam lain agar mendapatkan perawatan dan sampai ukurannya sama seperti yang lain.

4. Pemeliharaan Ikan Lele


Agar panen anda bisa banyak dan memiliki kualitas bagus, anda harus melakukan langkah pemeliharaan secara tepat. Caranya mudah dan tidak memakan banyak waktu, anda hanya memberi pakan dengan bahan yang baik, jangan lupa untuk memperhatikan air kolam dan memperhatikan kesehatan dari ikan lele.

Ulasan secara sederhana:
  • Untuk pakan yang harus anda berikan yaitu pelet dengan protein minimal 35%, lemak krang lebih 13 sampai 16%, karbohitrat maksimal 25% dan mineral serta vitamin. Untuk memberi pakan sendiri, anda bisa memberikan rutin dalam sehari kurang lebih 4 kali tergantung banyaknya jumlah ikan lele yang ada di kolam terpal.
  • Untuk memberi makan anda dianjurkan untuk member makanan karena dapat menyebabkan penyakit di ikan lele.
  • Selain makanannya, anda juga memperhatikan selalu air di dalam kolam, untuk air, karena setiap hari ada penguapan maka anda harus selalu menambahkan air dengan ketinggian 80 sampai 95 cm.
  • Tidak itu saja, perhatikan juga kejernihan dari air, ikan lele tidak suka dengan air yang jernih, oleh karena itu anda harus menjaga air tidak terlalu jernih dan kalau bisa berwarna hijau. Air yang hijau sangat baik untuk kehidupan ikan lele.
  • Jangan lupa untuk terus memperhatikan kondisi dari ikan lele, perhatikan jika ada beberapa ekor ikan lele yang terkena sakit, maka anda bisa mengisolasi atau bisa memberi obat cair khusus ikan yang bisa anda dapat di toko atau peternakan budidaya ikan.

5. Panen Ikan Lele


Hal terakhir ini merupakan yang ditunggu-tunggu, anda bisa melihat kerja keras melalui dari hasil panen anda setelah melakukan semua langkah diatas.

Di bawah ini merupakan hal yang harus anda perhatikan ketika panen ikan lele:
  • Anda bisa memanen ikan lele jika ikan tersebut kurang lebih 0- hari dari masa pertama bibit.
  • Sebelumnya, perhatikan warna air di kolam terpal, ciri utamanya anda dapat perhatikan yaitu melalui warna airnnya. Jika air kolam sudah berubah menjadi kemerahaan, hal ini ikan lele sudah siap untuk dipanen.
  • Gunakan sarung tangan sebelum anda memanen ikan lele karena dapat mencegah dari patil ikan lele. Atau anda bisa menggunakan jaring atau serokan besar untuk memanennya.
  • Jika anda ingin menjual hasil panen, untuk ikan lele berukuran sedang bisa di jual di pasar.
Itulah cara budidaya ikan lele kolam terpal untuk pemula sehingga anda bisa menirnunya, dan membuatnya dirumah, semoga bermanfaat jangan lupa untuk di share, tombol share ada dibawah. Sekian dan terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel