Cara Budidaya Ikan Cupang yang Benar Untuk Pemula (Panduan Lengkap)

Cara Budidaya Ikan Cupang yang Benar Untuk Pemula - Dengan budidaya/ ternak ikan cupang menjadikan pengalaman tersendiri. Ada yang membudidayakan ikan demi hobi dan ada juga untuk dijual. Dengan budidaya ikan cupang maka anda bisa membuka bisnis dirumah dengan mudah.

Cara Budidaya Ikan Cupang yang Benar Untuk Pemula (Panduan Lengkap)


Paling banyak ikan cupang yang di budidayakan ialah jenis ikan cupang tarung. Sedangkan ikan cupang hias memiliki harga tinggi sehingga sangat banyak yang budidayakan jenis ikan cupang hias untuk dijual.

Ada lebih dari 60 spesies ikan cupang ada seluruh dunia. Sedangkan banyak yang belum anda ketahui semua jenis-jenisnya.

Cara Dapatkan Bibit Ikan Cupang Berkualitas


untuk mendapatkan bibit ikan yang memiliki kualitas bagus sebaiknya memeriksa dengan teliti. Kalau anda bibit dari membeli, maka anda harus bisa teliti dalam membeli agar nantinya ikan cupang yang diternak akan memiliki kualitas yang sangat bagus.

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam memilih induk dan jantan ikan cupang yang berkualitas:
  • Lihat ekor, sirip dan dubur apakah memiliki cacat.
  • Hindari sisik ikan cupang yang luka.
  • Induk jantan harus di cek agresif atau tidak ketika anda mendekatkan jari. Apabila induk jantan ingin menyerang karena melihat jari anda berarti induk jantan tersebut kualitasnya terjamin.
  • Lihat mata ikan apakah ada masalah atau tidak.
  • Kondisi ikan harus sehat, tidak cacat dan bebas dari penyakit.

Membedakan Ikan Cupang Jantan dengan Betina


membedakannya sangat mudah sekali, bagi anda yang menyukai ikan cupang pasti bisa membedakannya dalam waktu yang singkat dan pasti langsung mengetahui kelamin ikan tersebut betina atau jantan.

Cara membedakan ikan cupang jantan dengan betina:

  • Cupang jantan, memiliki gerakan lincah dan indah. Sedangkan cupang betina terlihat lusuh dan kalem.
  • Sirip ekor jantan besar dan lebar. Sedangkan di cupang betina siripnya nampak kecil.
  • Perut di cupang jantan sangat langsing. Sedangkan di betina nampak bulat.

Siapkan Wadah dan Tumbuhan Sebagai Pendukung


Wadah yang dibutuhkan adalah akuarium yang memiliki ukuran 30cm x 30cm. Kemudian wadah tersebut harus dimasukkan tumbuhan air seperti enceng gondok atau kapu-kapu.

Sangat saya sarankan untuk menggunakan tumbuhan kapu-kapu, tumbuhan tersebut memang habitat dari ikan cupang. Selain itu, akar tumbuhannya bisa menopang gelembung yang nantinya akan digunakan untuk tempat telur ikan cupang.

Masukkan air yang sudah di endapkan setinggi 15 - 20 cm. Batas air 15 cm agar cupang jantan tidak capek memungut telur setelah proses pembuahan.

Biarkan selama 2 hari dan wadah siap untuk digunakan.

Proses Perkawinan Ikan Cupang

Agar prosesnya berhasil baca dan terapkan cara yang saya jelaskan agar hasilnya maksimal.

1. Masukkan Pejantan di Wadah Selama 1 Hari


Masukkan ikan cupang yang jantan ke wadah pijah selama 1 hari. Berikan makanan yang banyak agar ikan cupang jantan bisa segar. Beri makan juga ke ikan cupang betina agar gemuk karena saat pemijahan, ikan ini tidak akan makan.

2. Dikenalkan dengan betina


Sebelum anda memasukkan ikan cupang betina di dalam wadah, pisahkan dulu dengan wadah berbeda. Untuk membuat ikan saling mengenali, maka biarkan cupang jantan bisa melihat ikan cupang betina.

Jika cupang jantan sudah siap kawin, maka ikan tersebut mengeluarkan buih di sekitar tumbuhan apung yang sudah anda masukkan. Setelah buihnya banyak baru ikan betina bisa di campur di wadah dengan cupang jantan.

3. Proses Pemijahan Ikan Cupang


Ikan cupang betina akan dihajar dan dikejar-kejar oleh ikan cupang jantan. Cara ini memang dilakukan pejantan agar ego di ikan cupang betina hilang.

Pada ikan cupang, biarkan saja hal tersebut. Biasanya setelah 1 hari, akan baikan dari kedua ikan dan terjadi proses pemijahan. Proses tersebut biasanya terjadi di pagi hari sekitar jam 9 pagi.

Wadah pemijah sebaiknya di tutup di keempat sisi dengan karton atau penutup lain agar proses memijah dapat maksimal. Sewaktu ikan cupang sudah bermesraan dan mau melakukan proses pemijahan, proses pemijahan ditandai dari melilitnya ikan cupang jantan di tubuh ikan cupang betina. Setelah melilit, ikan cupang betina akan mengeluarkan telurnya. Ikan jantan akan memungut telur yang dibuahi dengan mulut dan memasukkan ke buih yang sudah dibuat.

4. Memindahkan Betina


Anda masih tetap bisa melihat aktivitas dari ikan dengan cara mengintip. Pastikan ikan tersebut tidak tahu jika sedang anda intip agar tidak gagal dalam proses pemijahan.

Jikan indukan betina sudah mengeluarkan semua telur, anda bisa memisahkan dari wadah pemijahan. Jika tidak dikeluarkan akan ada hal buruk yang terjadi yaitu saling bertarung antara induk betina dengan jantan atau betina akan memakan telur-telurnya.

5. Memindahkan Pejantan


Telur yang akan menetas setelah 2 hari, biarkan saja telur dan pejantan selama 3 hari. Di hari keempat, anda bisa memberikan kutu air untuk dimakan anakan dan jantan.

Memberi makan ikan pada pejantan tidak boleh lama. Apabila jantan memangsa anakan, segera berii makan walau itu belum di hari keempat.

Hal tersebut bisa saja terjadi karena kelelahan dan kelaparan karena selesai proses pemijahan.

Jika anda merawatnya dengan benar, sesudah 2 minggu makan induk jantan harus dikeluarkan dari wadah

Cara Merawat Anakan ikan Cupang:


Perawatan pada anakan cupang setelah lepas dari indukan jantan tidak sulit. Karena anda harus memperhatikan perawatannya sebagai berikut.

1. Apabila wadah terlihat sangat pada anakan, segera pindah ke wadah yang lebih besar.
2. Beri makanan jentik atau kutu air agar anakan siap untuk dijadikan petarung.
3. Anda bisa memasukkan daun ketapang ke wadah untuk menjaga anakan dari infeksi bakteri dan jamur.
4. Ganti air secara teratur apabila sudah terlihat kotor.
5. Masukkan aerator dan oksigen tingkat menengah agar anakan tidak kehabisan oksigen.
6. Sesudah 1,5 bulan sejak menetas, ikan tersebut sudah bisa dipisahkan menurut jenis kelamin dan letakkan diwadah berbeda.
7. Khusus ikan pejantan, pisahkan pada wadah berbeda agar tidak saling menyerang.

Itulah cara budidaya ikan cupang, semoga bermanfaat jangan lupa untuk dibagikan pada sosial media yang ada dibawah. Sekian dan terima kasih.
Saya selaku admin, sangat berterima kasih sekali kepada anda pembaca setia, apabila artikel ini bermanfaat silahkan share ke media sosial dibawah ini. Salam masirawan.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel