Pengertian Qada, Qadar, Takdir Menurut Bahasa dan Istilah

Pengertian Qada' adalah hukum, keputusan, ketetapan, kehendak. Qadar secara bahasa artinya kepastian, kekuasaan, ukuran, perwujudan kehendak. Secara istilah Qada' adalah ketetapan allah terhadap segala sesuatu sejak zaman azali. Zaman azali ketika segala sesuatu belum tercipta. Qadar adalah perwujudan kehendak Allah Swt terhadap semua makhluknya dalam ukuran serta bentuk tertentu sesuai dengan iradah.



Ada sedikit contoh untuk memperjelas pengertian dari qada' dan qadar seperti di bawah ini:

Seseorang bernama irma saat ini belajar di Pondok Pesantern Modern. Sebelumnya irma lahir ke dunia, bahkan sejak zaman azali, Allah Swt. telah menetapkan bahwa seorang bernama irma kelak akan belajar di Pondok Pesantren Modern, Ketetapan Allah Swt, sejak zaman azali itulah yang disebut qada, kemudian kenyataan yang terjadi saat ini disebut qadar.

Beriman dengan Qada dan Qadar merupakan iman ke enam. Iman kepada Qada dan Qadar dalam ungkapan sehari-hari lebih dikenal dengan sebutan iman kepada takdir. Iman kepada takdir berarti percaya bahwa segala apa yang terjadi dialam semesta ini, seperti adanya sehat dan sakit, hidup dan mati, rezeki dan jodoh seseorang merupakan kehendak dan ketentuan Allah Swt.

Takdir Muallaq dan Takdir Mubram

a. Takdir Muallaq

Muallaq secara bahasa yaitu sesuatu yang digantungkan. Takdir muallaq yaitu ketentuan Allah Swt, yang mengikut sertakan peran manusia melalu usaha atau ikhtiarnya. Manusia dibumi di beri peran untuk terus berusaha, hasil akhirnya akan ditentukan oleh Allah Swt.

Contoh Takdir Muallaq :

1. Kepandaian : Seseorang yang ingin pandai maka harus berusaha meraihnya, Usaha tersebut antara lain dengan cara rajin belajar.

2. Kesehatan : Seseorang yang ingin sehat harus berusaha dengan cara berolahraga teratur, menjaga kebersihan, menjaga gizi dan pola makan.

b. Takdir Mubram

Mubram secara bahasa artinya sesuatu yang tidak dapat diletakkan atau sudah pasti. Jadi, takdir mubram adalah ketentuan mutlak dari Allah Swt, yang pasti berlaku dan manusia tak diberi peran untuk mewujudkannya.

Contoh Takdir Mubram :

Seperti jenis kelamin manusia, usia, ajal, api memiliki sifat panas, gaya gravitasi.
Manfaat Beriman Kepada Qada' dan Qadar

a. Menenangkan Jiwa :

Seseorang yang beriman kepada Qada' dan Qadar akan mendapatkan ketenangan jiwa, Hal ini dikarenakan dia merasa senang dan menerima dengan ikhlas atas semua ketentuan Allah Swt. Tidak ada kekhawatiran di jiwa, karena dia percaya karena adanya Allah Swt.

b. Menumbuhkan Sifat Optimis :

Seseorang yang beriman kepada Qada' dan Qadar akan memiliki sifat optimis, kegagalan meraih cita-cita tidak membuat berputus asa, justru sebaliknya dia makin bersemangat serta berusaha sekuat tenaga agar meraihnya, dia meyakini setiap kegagalan pasti ada pelajaran berharga. Sebaiknya introspeksi diri mencari kelemahan dan memperbaikinnya.

c. Menjauhkan Diri Sifat Sombong

Seseorang yang beriman kepada Qada' dan Qadar apabila memperoleh keberhasilan, dia menganggap semua itu adalah karunia Allah Swt, dia tidak pernah mengatakan semua itu merupakan hasil usahanya sendiri, dia merasa rendah hati pada siapa pun.

d. Bersikap Sabar dan Syukur

Apabila mendapatkan nikmat, dia akan bersyukur kepada Allah Swt, ciri orang yang bersyukur yaitu didalam hatinya merasa cukup atas pemberian Allah Swt, kemudia rasa syukur tersebut diwujudkan secara lisan dan perbuatan. Syukur secara lisan yaitu dengan mengucapkan alhamdulillah, memperbanyak ibadah, sedekah, serta menggunakan nikmat tersebut sesuai kehendak Allah Swt. Orang yang beriman pada Qada' dan Qadar juga akan sabar, pasrah dan tawakal apabila mengalami kesulitan.

0 Response to "Pengertian Qada, Qadar, Takdir Menurut Bahasa dan Istilah"

Post a Comment

Peraturan dalam berkomentar

1. Dilarang menggunakan kata kotor
2. Gunakan bahasa yang sopan
3. Dilarang menyebarkan SARA
4. Dilarang berkomentar dengan memberikan link

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel