Cara Menghindari Penipuan Online di Sms, Media Sosial, Website

Cara menghindari penipuan di Sms, Media Sosial, Website - Saat ini banyak sekali penipuan yang semakin meningkat. Semua orang pasti ingin meminimalkan penipuan online termasuk dari pihak pemerindah di Indonesia, banyaknya penipuan online di sms, website, media sosial berhasil menipu korban mereka.



Banyak sekali yang ingin menghindari penipuan lewat telepon, penipuan olshop dan ada juga penipuan jual beli online. Saya pun pernah ditipu dan uang saya pun lenyap, gara-gara saya dulu pernah tertarik dengan barang yang murah, namun sudahlah, apa yang terjadi sebaiknya di ikhlaskan, dengan adanya cara menghindari penipuan online meminimalkan terjadinya penipuan.

Berikut ini merupakan cara menghindari penipuan online :

Cek sumber informasi

Dari beberapa sumber informasi yang saya dapatkan dan berbagai pengalaman yang pernah saya alami, kebanyakan penipuan yang terjadi seperti dibawah ini.


  1. Anda pasti pernah mendapatkan sebuah SMS yang bertuliskan bahwa anda mendapatkan sekian juta dan diminta ke ATM ?
  2. Mendapatkan email yang mengatakan akun anda terpilih nominasi undian dan berujung dimintai untuk memasukan data kartu kredit atau bisa saja meminta username serta password dari paypal anda ?
  3. Pernah anda mendapatkan telepon yang mengaku dari layanan terkait, dimana anda di yakinkan untuk menyebutkan kode yang dikirim melalui SMS yang sebenarnya kode itu merupakan kode untuk Reset password/kode login, sebaiknya anda berhati-hati.
  4. Pernahkah anda mendapatkan telepon yang mengatakan itu adalah saudara, anak, orang tua yang mengatakan butuh dana karena kecelakaan/ kena tilang/ terkait kasus yang lainnya. Cara itu pernah terjadi pada tetangga saya, sehingga tetangga saya kehilangan beberapa juta untuk mentransfer ke penipu tersebut.
Keempat contoh diatas merupakan penipuan yang sering menghampiri ke korban, maka jika anda mendapatkan informasi melalui SMS maupun Telepon, hal paling baik untuk mencegah penipuan yang terjadi adalah dengan menelpon call center/cek website resmi yang terkait dan cocokkan nomer kontaknya.

Contoh penipuan menggunakan nama provider

Perlu anda ketahui bahwa provider resmi ketika mengirim SMS/Telepon, pasti menggunakan nomer resmi, biasanya menggunakan nomer 3-6 Digit atau nomer yang tertera nama seperti SMS dari INDOSAT, TELKOMSEL, Shopee dan masih banyak lagi.

Jika anda mendapatkan SMS/Telepon dari nomer biasa seperti nomer ponsel pada umumnya seperti 0854242613 atau 08312357342 dan masih banyak lagi, maka abaikan saja karena sudah pasti itu penipu yang mencoba mengelabui anda. Anda jangan sampai lengah karena jika anda lengah akan mudah percaya dengan kata-kata dari penipu. Mereka bisa saja meyakinkan anda unduk menyebutkan kode lalu dikirim, ketika penipu sudah mendapatkan kode tersebut, sudah dipastikan uang anda akan lenyap.

Contoh mengatasnamakan musibah dari keluarga

Apakah anda pernah mengalami hal ini, misalnya mendapatkan telepon yang mengatasnamakan saudara, orang tua atau anak anda dan membutuhkan biaya ?. Untuk mengatasi penipuan seperti ini, sebaiknya anda tanyakan terlebih dahulu dari mana dia mendapatkan nomer anda. Biasanya penipu ujung-ujungnya meminta uang untuk ditransfer ke rekening penipu.

Cara mengetahui link asli dengan link palsu

Perusahaan besar biasanya menggunakan Top Level Domain (TLD) misalkan : .com .id .co.id, namun pada zaman saat ini sangat disayangkan, karena domain TLD banyak dibagikan secara gratis. Ini menyebabkan website penipu juga banyak ditemukan dengan menggunakan domain TLD.

Dari segi tampilan terkadang susah untuk dibedakan karena sedikitnya pengetahuan dari anda. Biasanya situs resmi selalu menyediakan kontak support, alamat, privacy policy. Untuk domainya sendiri seperti www.telkomsel.com (asli), www.telk0msel.com (palsu) kenapa palsu ? karena menggunakan angka 0, karena yang asli menggunakan huruf o, jadi anda harus selalu teliti.

Mungkin itu saja yang bisa saya jelaskan tentang cara menghindari penipuan online di sms, media sosial, website, semoga dengan adanya informasi ini menjadikan anda lebih teliti. Sekian dan terima kasih karena sudah berkunjung di masirawan.com

inspirasi : cleova.com

0 Response to "Cara Menghindari Penipuan Online di Sms, Media Sosial, Website "

Posting Komentar

Peraturan dalam berkomentar

1. Dilarang menggunakan kata kotor
2. Gunakan bahasa yang sopan
3. Dilarang menyebarkan SARA
4. Dilarang berkomentar dengan memberikan link

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel