Pengertian Janji Dalam Islam Dan Contohnya Terlengkap

Apa Pengertian Janji ? Janji adalah Ucapan seseorang pada orang lain yang menyatakan kesediaan atau kesanggupan untuk berbuat. Menepati janji berarti melaksanakan janji yang pernah di ucapkan ke orang lain. Menepati janji merupakan salah satu sifat yang terpuji serta harus dimiliki orang beriman, Karena orang beriman pantang untuk ingkar janji.

Menurut Nabi Muhammad SAW riwayat Bukhari dan Muslim, seseorang yang ingkar janji bisa dikategorikan orang yang munafik, sifat munafik bentuk perilaku yang sangat erat dengan keimanan atau perbuatan. Sifat munafik hukumnya haram dilakukan umat muslim karena salah satu jenis perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt. Larangan tersebut disebabkan oleh akibat perilaku yang dilarang serta membuat kerusakan.



Janji adalah hutang, hutang akan diminta pertanggung jawaban di akhirat nanti, barang siapa yang berjanji maka harus menepatinya, sebaiknya anda jangan pernah mengobral janji kalau anda tidak bisa menepatinya. Karena kita tidak akan pernah tau apa yang terjadi dimasa yang akan datang, manusia cuma bisa merencanakan dan berusaha, sedangkan hasilnya ada ditangan Allah Swt. Jika seseorang lupa untuk menepati janji atau alasan tertentu yang tak disengaja, asalkan mengucapkan insyaallah. maka Allah Swt akan memaafkan, meski seperti itu, anda harus minta maaf dan memberi penjelasan ke orang tersebut.

Rasulullah Saw, beliau tidak pernah mengingkari janji sama sekali, karena beliau selalu menepati janji, seharusnya sebagai umat muslim harus meneladani atau meniru Rasulullah Saw dalam hal menepati janji. Jika bisa anda lakukan maka anda mendapatkan ridha dari Allah Swt, dengan selalu menepati janji maka kita akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain, sekalinya mengingkari janji, maka orang lain juga akan sulit untuk mempercayai lagi.

Menepati janji merupakan wujud yang mulia, menghormati dan menghargai sesama umat manusia, orang yang selalu menepati janji akan sangat mudah menjalin hubungan silaturahmi dengan orang lain, karena manusia selalu terikan oleh pergaulan dengan orang lain, dalam kata lain, semua manusia pasti membutuhkan bantuan dari orang lain juga. Pergaulan dengan sesama manusia jarus dilandasi oleh akhlak yang mulia. Semakin mulianya akhlak maka semakin besar pula kehormatan di hadapan orang lain.

Ingkar janji salah satu dosa yang besar dan harus anda hindari, sifat ini bisa menimbulkan kerugian besar, baik pelaku maupun orang lain. Mengingkari janji tali silaturahmi dengan orang lain bisa terputus bahkan bisa bermusuhan. Orang yang di ingkari janji bisa sangat kecewa dan bisa juga menyebabkan perkelahian.

Contoh Menepati Janji.

Sebagai pengurus organisasi, anda harus berjanji kepada ketua organisasi  untuk hadir dalam rapat rutinan, rapat rutinan dilaksanakan setiap hari kamis, setelah bel pulang sekolah, mengingat pentingnya agenda rapat tersebut, nampun, dua hari setelah anda mengucapkan janji akan hadir,ternyata ada sahabat mengundangmu untuk datang ke ulang tahun dirumahnya, acara ulang tahun tersebut bersamaan dengan acara rapat organisasi. Bisa dipastikan anda harus mendahulukan janji tersebut yaitu di acara rapat organisasi, sedangkan acara ulang tahun bisa anda hadiri setelah acara rapat organisasi selesai dilaksanakan.

Rangkuman

  1. Jujur adalah berkata secara benar dan sesuai dengan kenyataan. Seseorang bisa disebut jujur apabila berkata sesuai kenyataan.
  2. Menurut Q.S Ali Imran 3 ayat 77 bahwa orang yang melanggar janji dan sumpah kepada Allah swt akan mendapat azab yang pedih dari Allah Swt, diakhirat kelak.
  3. Q.S Al Ahzab 33 ayat 70 menjelaskan bahwa Allah swt menyeru ke orang beriman agar bertakwa pada Allah Swt dan berkata benar.
  4. Kejujuran akan membimbing ke baikan, dan kebaikan akan membimbing menuju surga, sebaliknya, kedustaan itu akan mengantar pada kejahatan, dan kejahatan akan menuju ke neraka
Sumber : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Edisi Revisi 2018, Kurikulum 2013

0 Response to "Pengertian Janji Dalam Islam Dan Contohnya Terlengkap"

Posting Komentar

Peraturan dalam berkomentar

1. Dilarang menggunakan kata kotor
2. Gunakan bahasa yang sopan
3. Dilarang menyebarkan SARA
4. Dilarang berkomentar dengan memberikan link

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel